pdiperjuanganntt.com — Panitia Konferensi Daerah (KONFERDA) VI DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang KONFERDA VI DPD PDI Perjuangan NTT tahun 2025 yang akan digelar pada awal November mendatang.
Ketua Steering Committee (SC), Nelson O. Matara, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa Steering Committee berperan penting dalam memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai dengan aturan organisasi yakni Peraturan Partai Nomor 01 tahun 2025. “Kesiapan kami sebagai Steering Committee adalah mengarahkan agar seluruh proses berjalan sesuai rel organisasi, mulai dari tahap persiapan peserta, materi, hingga teknis pelaksanaan,” ujarnya di aula DPD PDI Perjuangan NTT. (Selasa, 28/10/2025).
Nelson menjelaskan, peserta yang akan mengikuti Konferda merupakan unsur pimpinan di tingkat DPC, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dari seluruh Kabupaten/Kota se-NTT.
Selain Konferda, PDI Perjuangan juga akan menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) di masing-masing kabupaten/kota. Dalam kegiatan tersebut, yan menjadi peserta/utusan adalah pimpinan partai di tingkat PAC (Pengurus Anak Cabang) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
“Semua proses ini akan dilakukan bertahap, mulai dari tingkat Provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga pembentukan ranting dan anak-ranting ditingkat desa dan dusun , agar kesinambungan organisasi tetap terjaga dan berjalan efektif,” tegasnya.
Dalam mempersiapkan materi Konferda, DPP PDI Perjuangan NTT turut melibatkan kalangan akademisi, komunitas NGO dan OKP untuk memberikan masukan dalam merancang arah dan sikap politik Partai lima tahun ke depan.
Nelson menyebut beberapa kampus yang terlibat antara lain Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Universitas Muhammadiyah Kupang, dan Universitas Nusa Cendana Kupang.
“Para akademisi ini akan berdiskusi dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggrakan oleh DPD Partai. Hasil diskusi akan dirumuskan menjadi rekomendasi politik dan keputusan dalam forum Konferda 2025,” jelas Nelson.
Nelson menambahkan, hingga saat ini kesiapan panitia telah mencapai sekitar 80 persen. Sisanya tinggal menunggu penetapan waktu resmi dari DPP dan konfirmasi ketersediaan
Sebagai partai kader, Nelson menegaskan PDI Perjuangan menempatkan kepemimpinan yang merakyat sebagai roh perjuangan partai. “Siapapun yang menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara di setiap tingkatan harus menjunjung tinggi nilai-nilai kerakyatan. Karena kepemimpinan PDI Perjuangan sejatinya hadir untuk menyuarakan kesejahteraan rakyat Nusa Tenggara Timur,” tutup Nelson. (aldi)